nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JPMorgan Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Amerika

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 11:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 21 320 2058331 jpmorgan-jadi-perusahaan-publik-terbesar-di-amerika-aWIrLQzbeZ.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - JPMorgan Chase menjadi perusahaan publik terbesar di Amerika Serikat, menurut daftar tahunan Forbes Global 2000 ke-17.

JPMorgan berhasil menyalip Apple dan Berkshire Hathaway dalam jumlah aset. Tercatat, raksasa perbankan ini mampu mencetak aset USD2,7 triliun dalam satu tahun.

Posisi lima besar lainnya diduduki Bank of America (2), Apple (3), Wells Fargo (4) dan Exxon Mobil (5). Demikian seperti dilansir Forbes, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

 Baca Juga: 6 Perusahaan RI Masuk Daftar Terbaik Dunia, Ini Daftarnya!

Sementara itu, dalam daftar 50 perusahaan teratas di AS, kapitalisasi pasarnya menyentuh USD12 triliun. Dalam daftar Forbes Global 2000, memeringkat perusahaan publik menggunakan skor gabungan dari pendapatan, laba, aset dan nilai pasar, didominasi oleh bank dan perusahaan jasa keuangan, hanya enam dari 50 perusahaan teratas di Amerika Serikat yang merupakan bank besar.

Mereka adalah Citigroup, US Bancorp, dan PNC bergabung dengan JPMorgan, Bank of America, dan Wells Fargo melengkapi kelompok bank-bank besar, yang semuanya kecuali PNC melihat peningkatan keuntungan karena sebagian besar pemotongan pajak yang digerakkan oleh Presiden Trump pada tahun 2017.

Apple menempati urutan ketiga dalam daftar perusaahan publik terbesar di Amerika pada 2019, meskipun tetap perusahaan publik paling menguntungkan di dunia, dengan mengantongi USD60 miliar tahun lalu. Apple juga merupakan perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar menghasilkan sekitar USD927 miliar pada akhir periode yang sama.

Raksasa teknologi AS lainnya, Microsoft dan Alphabet, masing-masing berada di peringkat 8 dan 9. Raksasa ritel Amazon dan Walmart tidak jauh di belakang di angka 13 dan 14.

 Baca Juga: 10 Perusahaan Publik Terbesar di Dunia, Siapa Nomor 1?

Sementara itu, Berkshire Hathaway telah jatuh 11 peringkat sejak tahun lalu, ketika dikaitkan dengan Apple untuk tempat nomor satu. Perusahaan holding milik Warren Buffett berada di peringkat ke-12 tahun ini berkat writedown besar (milik pemegangnya Kraft Heinz) pada kuartal keempat 2018. Citigroup, di sisi lain, peringkat 190 pada daftar panjang pada 2018 berkat kerugian terkait aset di luar negeri, meroket kembali ke nomor 7.

Pergerakan saham-saham AS pada 2018 sangat tidak beraturan, terutama selama sebulan terakhir ketika S&P 500 mengayunkan 1.000 poin dalam satu hari perdagangan. Pasar rebound selama kuartal pertama 2019, tetapi eskalasi ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina dalam beberapa pekan terakhir membuat investor bertanya-tanya apakah volatilitas dan ketidakpastian perdagangan, yang pasti memiliki dampak besar pada perusahaan-perusahaan Amerika, adalah normal baru.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini