nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara PLN Antisipasi Penurunan Penjualan Listrik selama Lebaran

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 12:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 23 320 2059430 cara-pln-antisipasi-penurunan-penjualan-listrik-selama-lebaran-DcyB2DFLrM.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyiapkan sejumlah antisipasi menutupi penurunan penjualan listrik sepanjang Lebaran. Diprediksi akan ada penurunan kebutuhan listrik sekira 30% karena banyaknya industri yang tidak beroperasinya selama Lebaran tahun ini.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin mengatakan, libur Lebaran pada tahun ini mulai dari 30 Mei sampai 9 Juni. Panjangnnya libur tersebut jelas mempengaruhi penjualan listrik PLN karena terjadi penurunan.

Berdasarkan pengalaman selama ini, beban puncak pada saat Idul Fitri pada umumnya lebih rendah dibandingkan dengan beban puncak pada kondisi hari kerja dikarenakan banyaknya industri yang berhenti beroperasi (libur)

 Baca Juga: Beban Puncak Listrik Selama Lebaran Turun hingga 30%

Pengalaman ldul Fitri tahun lalu, beban puncak malam hari, pada Sistem Kelistrikan Nasional mengalami penurunan sebesar 29 31% , sedangkan Sistem Jawa Bali mengalami penurunan sebesar 56%-60%

"Penyebabnya pabrik tutup kan Lebaran, toko pagi masih tutup karena kan salat dulu, rumah juga turun karena orang keluar rumah lampunya dimatikan," ujarnya, di P2B Jawa Bali, Gandul, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Untuk mengejar target atau menutupi penurunan selama Lebaran, PLN akan terus mendorong kebijakan diskon bagi pelanggan yang ingin tambah daya.

"Itu salah satu cara menutup. Kita akan kasih diskon supaya banyak orang mau tambah daya. Itu salah satu strategi PLN," ujarnya.

 Baca Juga: Amankan Pasokan Listrik Jawa-Bali, P2B Gandul Dijaga Panser Pindad

Selain itu, PLN juga akan mematikan beberapa pembangkit yang tidak digunakan. Dengan cara ini, beban listrik PLN bisa berkurang.

"Dengan mematikan itu juga memberikan pengelola pembangkit untuk melakukan pemeliharan. Di cek apakah ada perbaikan," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini