Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Berjangka Turun, Investor Lebih Pilih Dolar

Harga Emas Berjangka Turun, Investor Lebih Pilih Dolar
Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan 28 Mei 2019, karena dolar AS yang lebih kuat mengurangi daya tarik logam mulia sebagai salah satu aset safe haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD6,5 atau 0,51%, menjadi menetap di USD1.277,1 per ounce, dilansir Antaranews, Rabu (29/5/2019).

Baca Juga: Harga Emas Antam Dibanderol Rp663.000/Gram

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,35% menjadi 97,96 pada pukul 17.30 GMT. Dolar AS naik sedikit terhadap saingan utamanya pada perdagangan pada Selasa (28/5/2019), karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data ekonomi positif.

Indeks kepercayaan konsumen AS berdiri di 134,1 pada Mei, naik dari 129,2 pada April, menurut laporan dari lembaga riset independen The Conference Board yang berbasis di New York.

Emas

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,5 sen AS atau 1,61%, menjadi menetap di USD14,32 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD5,8 atau 0,72%, menjadi ditutup pada USD797,1 per ounce.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement