Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPO 8 Juli, Envy Technologies Pasang Harga Rp350-Rp475 per Saham

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 18 Juni 2019 |17:26 WIB
   IPO 8 Juli, Envy Technologies Pasang Harga Rp350-Rp475 per Saham
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 600 juta saham biasa, termasuk pelaksanaan Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak-banyaknya 18 juta saham biasa.

Seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum Penawaran Umum Perdana sebesar 1,200 miliar saham biasa. Dengan demikian, jumlah saham yang akan dicatatkan oleh Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebesar 1,800 miliar saham biasa atas nama dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana. ENVY diperkirakan meraih dana sekitar Rp240 miliar sampai dengan Rp360 miliar.

Baca Juga: Lepas 800 Juta Saham Baru, Inocycle Incar Penjualan Tumbuh 40%

Direktur Utama ENVY Mohamad Sopiyan, mengatakan pihaknya sudah melakukan mini expose di BEI dan perkiraaan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Juni 2019.

"Dengan demikian, diperkirakan listing atau pencatatan perdana di BEI pada Senin, 8 Juli 2019 mendatang. Dan perseroan akan menawarkan harga antara Rp350-Rp475 per lembar saham," ujarnya di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Envy berencana melakukan IPO

Sementara itu, Senior Vice President PT Erdikha Elit Sekuritas sekaligus sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Toto Sosiawanto mengatakan, rencana penggunaan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Seperti 31,40% akan digunakan Perseroan untuk kegiatan usaha Sistem Integrasi Informatika.

Baca Juga: 25 Perusahaan Antri Go Public di Pasar Modal Indonesia

"Lalu 24,56% akan digunakan Perseroan untuk kegiatan usaha Sistem Integrasi Telekomunikasi. 2,11% akan digunakan Perseroan untuk Penelitian dan pengembangan diantaranya untuk Future Product Development dan Existing Product Development. Rp48 Miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang Perseroan. Dan sisanya akan digunakan Perseroan sebagai modal kerja antara lain. Misalnya seperti gaji karyawan, sewa kantor, dan biaya-biaya umum dan administrasi," ungkap dia.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement