Seksi 4 Pembangunan Tol Banda Aceh-Sigli Terus Dikebut

Senin 24 Juni 2019 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 24 320 2070362 seksi-4-pembangunan-tol-banda-aceh-sigli-terus-dikebut-Tt4vHhRl3y.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

BANDA ACEH - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, Seksi 3 mulai dari Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14 kilometer/km dari total 74 km pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli hingga kini terus dikebut.

"Kita terus kebut dalam pengerjaan, karena kita miliki target akan rampung akhir tahun ini," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Alfisyah seperti dikutip Antaranews, di Banda Aceh, Senin (24/6/2019).

Dia mengatakan, hingga kini Seksi 4 yang terdiri tiga kecamatan di Aceh Besar, yakni Indrapuri, Montasik, dan Blang Bintang sebagian di antaranya telah dilakukan pengaspalan jalan.

 Baca Juga: Tol Banda Aceh-Sigli Seksi 4 Rampung Akhir Tahun Ini

Lalu tengah melakukan proses pembuatan jembatan berukuran besar dengan memasang pemancangan tiang-tiang atau pilar sebagai penopang bangunan bagian bawah jembatan atau dikenal dengan abudment.

Sebagian pekerja di seksi jalan tol merupakan bagian dari ruas Trans Sumatera sedang membuat sistem drainase tol berkualitas di antaranya bebas dari banjir ketika hujan deras turun di wilayah Aceh.

"Kalau jembatan di Seksi 4 ini ada dua, yakni Indrapuri dan Montasik. Tapi kalau sifatnya yang kecil-kecil itu, kita bikin gorong-gorong saji. Jadi, jembatan besar itu ada dua unit," tegasnya.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Proyek Tol Banda Aceh-Sigli Lampaui Target

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertengahan Desember tahun 2018, telah meresmikan pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli sebagai upaya memudahkan mobilitas masyarakat, dan barang di daerah untuk pertumbuhan ekonomi.

Presiden meyakini, kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, perusahaan BUMN terkait, dan sejumlah kepala daerah, maka pembangunan akan berjalan cepat.

Menurut dia, pembangunan enam seksi jalan tol membutuhkan dorongan dari kepala daerah baik bupati, wali kota maupun gubernur. Hal itu terkait pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk tol.

"Problemnya hanya ada di situ. Di mana-mana yang namanya pembangunan jalan tol itu selalu problem dan masalah di pembebasan," kata Jokowi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini