Laba operasional untuk kuartal ketiga diperkirakan mencapai 7,7 triliun won Korea (USD6,43 miliar) atau setara dengan Rp91,3 triliun, turun 56,17% dari tahun lalu. Padahal saat itu pembuat smartphone terbesar dunia ini membukukan laba sebesar 17,57 triliun won.
Namun, angka kuartal ketiga itu, jika terealisasi, akan sedikit lebih tinggi dari perkiraan analis rata-rata 7,1 triliun yang dimenangkan oleh Refinitiv Smartestimate. Perusahaan mengatakan penjualan konsolidasi untuk tiga bulan adalah 62 triliun won atau setara dengan Rp735,4 triliun. Angka tersebut telah turun sekitar 5,3% dari tahun lalu.
Hal itu berarti telah menjadi kuartal ketiga berturut-turut di mana laba operasi Samsung telah berkurang separuh dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam tiga bulan yang berakhir Juni, Samsung mengatakan laba operasinya turun 55,61% satu tahun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.