Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Calon Menteri Berdatangan ke Istana, IHSG Malah 'Kebakaran' di Sesi I

Maghfira Nursyabila , Jurnalis-Selasa, 22 Oktober 2019 |12:39 WIB
Calon Menteri Berdatangan ke Istana, IHSG Malah 'Kebakaran' di Sesi I
IHSG Sesi I Melemah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Jeda makan siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk ke zona merah pada perdagangan siang ini. IHSG melemah 17,5 poin atau 0,28% ke 6.181,48 di tengah berdatangan calon menteri Kabinet Kerja Jilid II ke Istana.

Jeda makan siang, Senin (22/10/2019), ada 159 saham menguat, 204 saham melemah, dan 153 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,8 triliun dari Rp11 miliar lembar saham diperdagangkan.

 Baca Juga: Sri Mulyani Keluar Istana Tenteng Goody Bag dan Ganti Kemeja Putih

Indeks LQ45 turun 3,86 poin atau 0,4% menjadi 971,83, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,09 poin atau 0,2% ke 682,64, indeks IDX30 turun 2,32 poin atau 0,4% ke 529,39 dan indeks MNC36 turun 1,6 poin atau 0,5% di level 336,55.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) naik Rp170 atau 9,50% ke Rp1.960, saham PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp190 atau 6,15% ke Rp3.280, dan saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik Rp3 atau 6% ke Rp53.

 Baca Juga: Sandiaga Uno Pergi ke Belitung, Netizen: Gak Dipanggil ke Istana Pak?

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, yaitu saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) turun Rp39 atau 16,96% ke Rp191, saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) turun Rp6 atau 5,83% ke Rp97, dan saham PT H M Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp80 atau 3,64% ke Rp2.120.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement