nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuk Pulau Komodo Bayar Rp14 Juta Diterapkan pada 2021?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 13:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 320 2130251 masuk-pulau-komodo-bayar-rp14-juta-diterapkan-pada-2021-0rYBb7MVOp.jpg Pulau Komodo. (Foto: Okezone.com/Dani Jumadil)

LABUAN BAJO - Rencana menjadikan Pulau Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara bertarif USD1.000 atau Rp14 juta per orang (kurs Rp14.000 per USD) akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah pusat pada Januari 2020.

Pulau Komodo direncanakan akan ditutup, namun dibatalkan dan akan dijadikan wisata ekslusif dengan konsep membership.

Baca Juga: Labuan Bajo Hanya untuk Turis Berkantong Tebal, Sobat Missqueen Dilarang Masuk?

"Itu usulan-usulan. Itu bentuk usulannya dalam rapat dengan Pak Menko Maritim dan Pak menteri dan lainnya. Jadi konsep membership itu karena ingin dijadikan area eksklusif," kata Kepala Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Kementerian Pariwisata Shana Fatina di Labuan Bajo, Jumat (15/11/2019).

Pulau Komodo

Konsep membership dan wisata ekslusif memang hanya diberlakukan untuk Pulau Komodo saja. Sedangkan pulau-pulau yang lain masih diperbolehkan untuk wisata biasa seperti Pulau Rinca. Di Pulau Rinca sendiri juga terdapat komodo.

Baca Juga: Pikat Minat Milenial, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Galakkan Teknologi Digital

"Tapi yang jelas, itu konsepnya itu baru akan dibahas per Januari 2020. Timnya dibentuk oleh Menteri KLHK. Hasilnya seperti apa baru ketahuan akhir 2020 mungkin ya, saya belum tahu karena belum tahu jadwalnya. Tidak tahu kapan penerapannya, bisa 2021 atau 2020. Sebab konsepnya belum disepakati," ujar Shana.

Shana menambahkan, nantinya pengelolahan Pulau Komodo bersama dengan pemerintah pusat dan daerah karena menyangkut isu pendapatan dari pariwisata.

"Selama ini kan semua pemasukkan kan PNBP, harus ke pusat. Nah apakah PNBP yang Rp33 miliar itu cukup untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo dengan kualitas standar internasional UNESCO?" katanya.

Padahal kata Shana, kebutuhan untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo sekira Rp129 miliar. Namun, untuk angka pastinya akan dibahas dan diharapkan selesai awal tahun depan.

"Kita juga akan sosialisasikan ke market juga bertahap. Karena kita tahu kalau kita mau jual paket tahun depan, tahun ini sudah siap-siap. Jadi enggak tiba-tiba drastis. Lebih soft-lah," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini