Share

Harga Emas Berjangka Naik Tipis

Fakhri Rezy, Okezone · Rabu 27 November 2019 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 27 320 2134897 harga-emas-berjangka-naik-tipis-IUvTRWWidp.jpg Emas (Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas berjangka naik tipis pada perdagangan hari Selasa (26/11/2019) waktu setempat. Kenaikan tersebut setelah menunjukkan kepercayaan konsumen AS tergelincir pada bulan November, dengan para investor ingin lebih jelasnya perjanjian perdagangan yang telah lama ditunggu-tunggu antara Amerika Serikat dan China.

Melansir Reuters, New York, Rabu (27/11/2019), harga emas di pasar spot naik 0,5% ke USD1.461,51 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk Desember naik 0,2% ke USD1.460,3.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp4.000 Jadi Rp743.000/Gram

Kepercayaan konsumen A.S. turun selama empat bulan berturut-turut di November. Emas pada hari sebelumnya menyentuh level terendah sejak November.

 Emas

"Satu-satunya cerita di sini adalah China-A. (kesepakatan dagang). Di akhir sesi, emas telah dijual dengan harapan akan kesepakatan AS-China, " kata Bob Haberkorn, pasar senior strategist di RJO Futures.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp3.000/Gram

Amerika Serikat dan China hampir mencapai kesepakatan tentang fase pertama dari kesepakatan perdagangan. Di mana, Presiden AS Donald Trump mengatakan setelah berbicara melalui telepon mengenai perunding dari kedua negara dan setuju untuk terus bekerja pada masalah yang tersisa.

"Pembicaraan di jalanan adalah bahwa kesepakatan fase satu sedang berjalan menjadi non-event. Orang-orang percaya bahwa akan ada kesepakatan tetapi sangat sedikit zat di dalamnya, "kata Michael Matousek, kepala trader di Investor Global AS.

 Baca juga; Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp751.000/Gram

Safe-haven bullion telah naik lebih dari 13% sepanjang tahun ini. Di tempat lain, perak naik 1,1% menjadi USD17,09 per ons.

Sementara itu, paladium naik 0,7% menjadi USD1,810.44, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 4 November. Sedangkan platinum naik 1,3% menjadi USD908,70.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini