JAKARTA - Pasar keuangan di China dan seluruh benua Asia yang sedang gelisah akibat virus korona. Indeks perdagangan sedang dalam fase terburuk saat ini.
Secara keseluruhan, ekuitas Asia yang diukur dengan indeks MSCI Asia Pacific ex-Jepang, menurun sebesar 7,8% di indeks pada 17 Januari. Demikian menurut catatan Goldman Sachs.
Pasar China yang memimpin penurunan ini. Namun tidak semua industri merasakannya secara merata. Melansir Business Insider pada Rabu (5/2/2020), berikut ini kerusakan akibat virus korona terhadap 11 sektor utama di Asia.
Baca Juga: 4 Kebiasaan yang Buat Virus Korona dengan Senang Hati Datang ke Kita
11. Sektor Kesehatan
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -2,8%
Sumber: Goldman Sachs.
10. Layanan komunikasi
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -5,8%
Sumber: Goldman Sachs.
9. Utilitas
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -5,9%
Sumber: Goldman Sachs.
Baca Juga: Jokowi Jawab Keberatan China Terkait Penanganan Virus Korona
8. Kebutuhan pokok konsumen
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -6,9%
Sumber: Goldman Sachs..
7. Teknologi informasi
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -7,4%
Sumber: Goldman Sachs.
6. Keuangan
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -7,5%
Sumber: Goldman Sachs.
5. Industri
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -8,7%
Sumber: Goldman Sachs.
4. Bahan
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -8,8%
Sumber: Goldman Sachs.
3. Sektor Konsumer
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -9,7%
Sumber: Goldman Sachs.
2. Real estat
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -10,1%
Sumber: Goldman Sachs.
1. Energi
Penurunan sejak 17 Januari 2020: -11,5%
Sumber: Goldman Sachs.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.