nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Turunkan Suku Bunga ke 4,5% untuk Tangkal Dampak Virus Corona

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 22 Maret 2020 10:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 21 20 2187052 bi-turunkan-suku-bunga-ke-4-5-untuk-tangkal-dampak-virus-corona-HDIa952glM.jpg Bank Indonesia (Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis point (bps). Di mana, menjadi 4,5% dari sebelumnya 4,75%.

Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19.

Oleh sebab itu, Jakarta, Minggu (22/3/2020), berikut fakta-fakta suku bunga bank turun di tengah wabah virus corona:

1. 7 Day Repo Rate Turun Jadi 4,5%

7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis point (bps) menjadi 4,5% dari sebelumnya 4,75%.

2. Suku Bunga Deposit Facility dan Lending Facility Juga Turun

Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%.

3. Penurunan Suku Bunga untuk Antisipasi Dampak Virus Corona

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19.

4. BI Terus Pantau Perkembangan Penyebaran Virus Corona

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengaku terus memantau kondisi ekonomi dunia karena dampak penyebaran covid-19. Dia mengakui virus corona telah menekan sejumlah mata uang di dunia termasuk Rupiah di Indonesia.

“Kami terus melakukan langkah penyebaran virus corona dengan pemerintah, OJK dan LPS. Kami terus memantau dan mencermati dan menempuh langkah yang diperklukan dalam memitigasi dampak covid-19 terhadap makro ekonomi, sistem keuangan dan ekonomi kita,” ucapnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini