JAKARTA - Wall Street anjlok pada perdagangan Senin waktu setempat meski langkah stimulus The Fed untuk menopang kredit di seluruh ekonomi tidak terbukti cukup untuk menenangkan kekhawatiran investor soal penyebaran virus corona atau coronavirus (Covid-19) yang begitu cepat.
Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (24/3/2020), indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 3,04% menjadi 18.591,93, indeks S&P 500 turun 2,93% menjadi 2.237,4 dan indeks Nasdaq Composite turun 0,27% menjadi 6.860,67.
Setelah The Fed memangkas suku bunga mendekati nol, The Fed juga akan memberikan pinjaman untuk mahasiswa dan pinjaman kartu kredit, serta mendukung pembelian obligasi korporasi dan memberikan pinjaman langsung kepada perusahaan.
Namun, stimulus ini kurang ampuh ketika adanya penambahan pasien positif virus corona. Apalagi, 13 dari 50 negara bagian AS telah memberlakukan pembatasan pada pergerakan orang untuk mencegah penyebaran virus corona.
Pembatasan ini sama seperti yang dilakukan dengan negara-negara Eropa yang paling banyak menelan korban corona seperti Italia dan Spanyol .
Ancaman yang ditimbulkan dari lockdown tersebut akan menghentikan hampir seluruh kegiatan ekonomi dan lebih berdampak pada ekuitas AS dan mendorong beberapa analis untuk memangkas perkiraan pertumbuhan mereka.