Menko Airlangga: Relaksasi PPh 25 Akan Dievaluasi

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 01 20 2192251 menko-airlangga-relaksasi-pph-25-akan-dievaluasi-UW2D43o5oJ.jpg Pajak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menteri koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mengevaluasi relaksasi Pajak Penghasilan (Pph) 25. Sebab, hampir semua industri meminta keringanan PPh 25. Saat ini stimulus PPh 25 hanya diberikan pada 19 sektor saja.

“Pengurangan PPh 25 kami evaluasi dan melihat sektor lain hampir semua sektor industri meminta diberikan PPh 25,” kata Airlangga dalam telekonferensi, Rabu (1/4/2020).

Untuk diketahui, PPh Pasal 25 bagi korporasi. Yakni pengurangan 30% pajak korporasi pada 19 sektor industri, termasuk industri kecil dan menengah (IKM). Insentif ini hanya berlaku penundaan hingga enam bulan ke depan.

Baca juga: Anggaran Jaring Pengaman Sosial di Tangan Sri Mulyani

Selain PPh 25, pemerintah juga merelaksasi PPh 21 sebagai upaya menjaga daya beli pekerja di sektor pengolahan atau manufaktur yang terdampak covid-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan membayar PPh 21 pekerja manufaktur yang selama ini dibayar sendiri oleh pekerja. Diharapkan penghapusan PPh 21 ini menjadi tambahan penghasilan bagi pekerja di sektor manufaktur.

“Untuk membantu daya beli pekerja di sektor pengolahan, pemerintah akan membayar PPh pasal 21 alokasi anggaran yang diberikan Rp8,6 triliun,” kata dia dalam telekonferensi, Selasa 24 Maret 2020.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini