Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inflasi Rendah, IHSG Sesi I Anjlok 2,3% ke 4.605

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2020 |11:45 WIB
Inflasi Rendah, IHSG Sesi I Anjlok 2,3% ke 4.605
Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG melemah 111 poin atau 2,35% ke level 4.605,33 di tengah laporan data inflasi bulan April sebesar 0,08%.

Pada penutupan perdagangan siang ini, Senin (4/5/2020), ada 106 saham menguat, 271 saham melemah, dan 127 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,04 triliun dari 3,09 miliar lembar saham diperdagangkan.

 Baca Juga: Anjlok 2%, IHSG Tertekan ke Level 4.582

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Royalindo Investama Wijaya Tbk (INDO) naik Rp16 atau 28,07% ke Rp73, saham PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) naik Rp10 atau 14,08% ke Rp81 dan saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) naik Rp385 atau 8,12% ke Rp5.125.

Baca Juga: 323 Saham Memerah, IHSG Turun 1,9% ke 4.489 Jeda Siang Ini

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) turun Rp26 atau 6,88% ke Rp352, saham PT Modernland Realty Ltd Tbk (MDLN) turun Rp5 atau 5,33% ke Rp74 dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp280 atau 6,09% ke Rp4.320..

Sempat Menguat saat Pembukaan, IHSG Berbalik Melemah 0,21% ke Level 5.638

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi pada April 2020. Adapun angka inflasi pada April 2020 tercatat sebesar 0,08%

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,10%. Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga lebih rendah karena pada April 2019, tercatat sebesar 2,67%.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement