Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi RI Masih Tumbuh, IHSG Menghijau Seharian ke 4.630

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |15:49 WIB
Ekonomi RI Masih Tumbuh, IHSG Menghijau Seharian ke 4.630
IHSG (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau ditopang akan ekonomi RI yang masih tumbuh di kuartal I-2020. IHSG ditutup naik 24,65 poin atau 0,54% ke 4.630,13 atau 4630.

Mengakhiri perdagangan hari ini, Jakarta, Selasa (5/5/2020), terdapat 221 saham menguat, 177 saham melemah dan 147 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp5,39 triliun dari 6,07 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

 Baca juga: Inflasi Rendah, IHSG Sesi I Anjlok 2,3% ke 4.605

Mayoritas sektor pendukung bursa saham berakhir menghijau kecuali sektor industri dasar dan infrastruktur. Sektor Properti naik paling tajam hingga 2,2%.

Indeks LQ45 naik 1,63 poin atau 0,2% ke 690,96, indeks IDX30 naik 0,58 poin atau 0,2% ke 378,52, indeks JII naik 4,05 poin atau 0,8% ke 523,82 dan indeks MNC36 naik 2 poin atau 0,8% ke 256,68.

 Baca juga: Anjlok 2%, IHSG Tertekan ke Level 4.582

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) naik Rp30 atau 30% ke Rp130, saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) naik Rp50 atau 24,75% ke Rp252, dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp140 atau 12,17% ke Rp1.290.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Modernland Realty Ltd Tbk (MDLN) turun Rp5 atau 6,76% ke rp69, saham PT Repowering Asia Indonesia Tbk (REAL) turun Rp4 atau 6,25% ke Rp60, dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp35 atau 4,27% ke Rp785.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement