Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Australia-Selandia Baru Akan Cabut Pembatasan Perjalanan Antar Kedua Negara

Australia-Selandia Baru Akan Cabut Pembatasan Perjalanan Antar Kedua Negara
Bandara (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Para pemimpin Australia dan Selandia Baru sedang membahas kemungkinan perjanjian "pembatasan perjalanan" antara kedua negara. Di tengah kedua negara mulai melonggarkan pembatasan terkait virus corona.

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Selasa (5/5/2020), Maret lalu, kedua negara menerapkan pembatasan perjalanan yang ketat, melarang masuk hampir semua orang asing. Tetapi, karena wabah virus corona tampaknya telah terkendali, Australia dan Selandia Baru kini secara serius mempertimbangkan secara perlahan mencabut pembatasan penerbangan dan kemungkinan "pembatasan perjalanan trans-Tasman" akhir tahun ini.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menerima undangan Perdana Menteri Australia Scott Morrison untuk ikut dalam pertemuan Kabinet Nasional Australia hari Selasa untuk membahas usul tersebut.

Menjelaskan konsep perjanjian perjalanan itu dengan wartawan, Arden mengatakan, membuka penerbangan antara kedua negara akan memberi "keuntungan besar" dan membantu menghidupkan kembali ekonomi.

Namun, ia mengingatkan, perjalanan internasional tanpa batas, bahkan dengan Australia, mungkin masih jauh dan bahwa langkah-langkah kesehatan yang lebih harus diterapkan sebelum "pembatasan perjalanan" bisa dilakukan.

Angka kematian akibat COVID-19 sama-sama hanya 1% di Selandia Baru dan Australia. Kedua negara juga berhasil memperlambat peningkatan kasus baru.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement