Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diminta Cetak Rp600 Triliun, Gubernur BI: Tak Sejalan dengan Pandangan Lazim

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2020 |06:17 WIB
Diminta Cetak Rp600 Triliun, Gubernur BI: Tak Sejalan dengan Pandangan Lazim
Perry Warjiyo (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Anggaran DPR menyarankan sudah saatnya mencetak uang Rp600 triliun di tengah Covid-19. Selain itu, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga mengusulkan agar dicetak uang sebanyak Rp4.000 triliun.

Namun, usulan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Bank Indonesia. "Untuk nanganin covid-19, 'BI cetak uang saja dan dikucurkan ke masyarakat enggak usah khawatir dengan inflasi', itu tidak sejalan dengan pandangan yang lazim," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Perrry menegaskan, masyarakat harus diberikan pandangan, wawasan yang baik dan bukan praktek yang tidak lazim.

"Enggak akan dilakukan di BI. Kita kan tahu ada uang kartal dan giral. Kartal kertas dan logam. Uang giral itu uang yang kita simpan di bank. Ada rekening giro dan lain-lain," paparnya.

Baca Selengkapnya: BI Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun Atasi Covid-19

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement