Colek Bos BRI, Pengusaha Muda Minta Kemudahan Relaksasi Kredit

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 320 2232468 colek-bos-bri-pengusaha-muda-minta-kemudahan-relaksasi-kredit-v6rbJqZu8u.jpg UMKM Minta Kemudahan Relaksasi Kredit. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mengungkapkan dampak pandemi virus corona kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Para pengusaha muda ini pun meminta bantuan kepada perbankan untuk membantu para UMKM di tengah kesulitan yang dihadapi saat ini.

Dalam rapat virtual BPP Hipmi dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) di 34 provinsi. Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming mengundang pengurus Hipmi dan pengusaha-pengusaha Hipmi yang ada di seluruh nusantara dan meminta masukan untuk relaksasi pinjaman di semua bank termasuk BRI.

Baca Juga: Kredit Macet Bank Tinggi akibat Perusahaan Tekstil Telat Bayar

"Mudah-mudahan dengan hadirnya Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (Dirut BRI) Sunarso disini juga menjadi jawaban kepada kawan-kawan yang ada di daerah, mana kawan-kawan yang memang bagus pekerjaannya dan bagus pengembalian kreditnya karena pandemi Covid-19 mereka mendapati keuangannya menjadi tidak stabil. Sehingga, bisa mendapatkan relaksasi," ucapnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6/2020).

Selain itu, Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu menghimbau kepada para pengurus Hipmi yang sebelum adanya wabah Covid-19 terjadi, yang tidak bagus cara pengembalian kreditnya harus dicoret. Jangan sampai, satu dari sepuluh yang tidak baik membuat sembilan yang baik menjadi buruk semuanya.

Baca Juga: Anggaran Rp34 Triliun, Petani-Nelayan Dapat Keringanan Bayar Cicilan Kredit

"Ini tim pokja harus betul-betul menginventaris yang melakukan pinjaman khususnya ke BRI atau yang memiliki kendala karena Covid-19. Itulah yang pertama dibantu karena tidak mungkin semua pemerintah bisa bantu seluruhnya, pasti yang dibantu yang diutamakan adalah yang betul-betul jalan dan masih berpeluang untuk hidup lagi karena hanya pandemi ini saja dia harus melakukan relaksasi ulang khususnya peminjaman kredit," ungkapnya.

Dia mengatakan, saat ini ekonomi terguncang bukan hanya Indonesia tapi seluruh dunia juga ikut terguncang. Maming yakin, tidak mudah untuk pemerintah maupun para BUMN sekarang dalam menghadapi perekonomian saat ini.

"Pada saat krisis tahun 1998, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lah penyelamat ekonomi bangsa ini. Sekarang pandemi Covid-19, UMKM yang menjadi sejarah terdampak yang paling besar, sehingga kita membentuk tim kelompok kerja (pokja) yang diketuai oleh Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Ajib Hamdani," ujar Maming.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini