JAKARTA - Kota Tenino, di Thurston County, Washington, Amerika Serikat menghidupkan kembali mata uang kunonya. Di mana, uang tersebut terbuat dari kayu.
Uang kayu merupakan sebuah mata uang di mana ada angka yang tercetak di atas keping kayu dan mewakili sebuah nilai moneter. Mulai digunakan pada 1931 ketika bank-bank di sebuah kota di negara bagian Washington kehabisan uang tunai di tengah Depresi Besar.
Baca juga: Begini Bentuk Uang Kayu yang Muncul Kembali Gegara Corona
Namun, bagaimana cara penggunaannya?
Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Rabu (24/5/2020), pada suatu kesempatan di Kota Tenino di negara bagian Washington, Laurie Mahlenbrei berbelanja di supermarket setempat. Dia membeli saus salad keju, mentega, kalkun cincang, beberapa kaleng makanan anjing bebas biji-bijian, dan sikat gigi baru yang semuanya berharga USD24,97.
Baca juga: Ekonomi Merosot Imbas Covid-19, Kota Ini Gunakan Uang Kayu untuk Transaksi
Untuk membayarnya, Laurie menyerahkan sepotong kayu bertanda USD25 kepada kasir. Hal itu pun layaknya transaksi normal, dan dirinya berjalan keluar dari supermarket itu dengan membawa barang-barang belanjaan dalam tas plastik.
Hampir setiap bisnis di Kota Tenino, mulai dari pom bensin dan bengkel mobil hingga restoran Meksiko Don Juan's Mexican Kitchen, menerima uang kayu itu.
Baca juga: Berbentuk Uang Kayu, Kota Ini Beri USD300/Bulan ke Warganya
Tempat-tempat usaha bisa menukarkan uang kayu itu dengan uang dolar yang sebenarnya di Balai Kota – atau menjualnya di tempat lain. Beberapa pedagang mengatakan mereka telah ditawari nilai jual tiga kali nilai nominal oleh kolektor uang dari berbagai penjuru Amerika.
Tenino, dengan populasi 1.800, berjarak sekitar 25 menit dengan kendaraan bermotor ke arah selatan dari ibu kota negara bagian, Olympia.
(Fakhri Rezy)