Pertama Kali, Perusahaan Mata Uang Digital Ini Bakal Listing di Bursa AS

Natasha Oktalia, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 278 2244395 pertama-kali-perusahaan-mata-uang-digital-ini-bakal-listing-di-bursa-as-5ri9oN43ay.jpg Coinbase (Reuters)

JAKARTA - Mata uang digital tampaknya semakin bersinar. Bahkan salah satu perusahaan Cryptocurrency dikabarkan berencana listing di bursa efek.

Namun, pencatatan tersebut harus dapat persetujuan dari perusahaan sekuritas dan bursa. Bila disetujui, Coinbase akan menjadi pasar crypto pertama yang melakukan pencatatan di bursa.

 Baca juga: Sentuh USD10.000, Bitcoin Cetak Nilai Tertinggi Sejak 2017

Melansir Business Insider, Jakarta, Jumat (10/7/2020), hingga saat ini Coinbase belum merencanakan go public dengan bursa efek AS (United States Securities and Exchange Commission/SEC). Akan tetapi perusahaan telah berbicara dengan bank investasi dan firma hukum untuk rencananya.

Dalam perputaran pendanaan, pada 2018 perusahaan Coinbase bernilai USD8 miliar. Perusahaan itu lebih tertarik untuk go public melalui daftar langsung daripada penawaran umum perdana tradisional.

 Baca juga; Virus Korona hingga Brexit Buat Harga Bitcoin Melonjak

Daftar langsung memungkinkan perusahaan untuk go public tanpa meningkatkan modal dalam penjualan saham. Pemegang saham dapat menjual ekuitas mereka.

SEC belum membuat banyak aturan dasar untuk token digital. Agensi sebelumnya mengklasifikasikan beberapa koin sebagai sekuritas dan mengatakan mereka bisa diatur.

Rally besar-besaran pasar crypto dan kehancuran berikutnya pada 2018 semakin mengintensifkan kekhawatiran di sekitar pasar yang bergejolak. Baru-baru ini, virus TikTok menantang pemirsa untuk membeli Dogecoin yang menghidupkan kembali komentar tentang sifat spekulatif pasar cryptocurrency.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini