Bos OJK Sebut Suku Bunga Kredit Korporasi Bakal Murah Meriah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 320 2254016 bos-ojk-sebut-suku-bunga-kredit-korporasi-bakal-murah-meriah-B0tFLc0Bro.jpg Suku Bunga Kredit (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai adanya insentif berupa penjaminan pembiayaan oleh pemerintah, suku bunga kredit korporasi untuk non-UMKM dan non-BUMN akan mampu ditekan menjadi sekitar 7%.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pemerintah menunjuk LPEI sebagai perpanjangan tangan pemerintah dan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia untuk menjamin risiko loss limit dari jaminan yang disediakan pemerintah.

"Jadi ini insentif yang cukup besar jadi suku bunganya ini pasti lebih murah," kata Wimboh di Jakarta, Rabu (29/7/2020)

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani: Kita Harus Belanjakan Rp2.739 Triliun 

Dia pun mengatakan perbankan saat ini sudah mendapatkan keringanan cost of fund yang cukup baik seiring dengan penurunan suku bunga acuan.

"Tolong kita sama-sana komunikasikan, kita hitung dan nanti inilah insentif yang perlu diketahui oleh para pengusaha. Kami yakin demand-nya akan besar sekali. Kami rasa ini akan memberikan suatu kegairahan baru semasa COVID ini," ucapnya.

Baca Juga: Lengkap! Berbagai Jurus Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi 

Dia pun menambahkan kebutuhan modal kerja bagi korporasi untuk bangkit kembali mencapai Rp51 triliun pada 2020. Jumlah itu diperkirakan akan lebih besar lagi tahun depan, yakni Rp 81 triliun.

"Kami dapat angka untuk sampai Desember 2020 ini perlu tambahan modal kerja Rp51 triliun, ini informasi yang kita terima dari perbankan. Belum lagi nanti di 2021 itu lebih besar lagi kita perkirakan itu Rp81 triliun tambahan modal kerjanya untuk korporasi yang di atas Rp10 miliar sampai Rp1 triliun," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini