Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Pinjaman Tanpa Bunga untuk Emak-Emak dan Korban PHK

Safira Fitri , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2020 |09:05 WIB
5 Fakta Pinjaman Tanpa Bunga untuk <i>Emak-Emak</i> dan Korban PHK
Bantuan untuk Ibu Rumah Tangga dengan Bunga 0%. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah dengan cepat merespons pertumbuhan ekonomi yang minus di kuartal II-2020 dengan meluncurkan program stimulus baru guna mendongkrak ekonomi dan mempercepat pemulihan. Salah satu yang akan diberikan kepada masyarakat adalah program pinjaman tanpa bunga.

Pinjaman tersebut akan diberikan kepada para ibu rumah tangga. Melalui hal tersebut diharapkan dapat menstimulus agar perekonomian terangkat.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terkait pinjaman tanpa bungan untuk ibu rumah tangga, Senin (17/8/2020):

1. Tanpa Bunga

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pinjaman tanpa bunga untuk rumah tangga ini sedang disiapkan seperti bantuan untuk 13 juta pegawai bergaji di bawah Rp5 juta per bulan. Namun, untuk detailnya masih digodong di lingkungan Kementerian Keuangan.

"Akan ada skema pinjaman untuk rumah tangga tanpa bunga sehingga bisa diakses, itu yang sedang disiapkan," jelasnya.

2. Selain Ibu, Pinjaman Diberikan kepada Korban PHK

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah merampungkan skema pinjaman 0% kepada ibu rumah tangga dan para korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya, mereka akan digabungkan ke dalam program kredit usaha rakyat (KUR) yang khusus menangani program stimulus UMKM.

3. Masih Dimatangkan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pinjaman tanpa bunga untuk rumah tangga masih menunggu desain atau skemanya dari pihak Satgas Penanganan COVID-19 dan PEN, serta dari para perbankan.

"Untuk pinjaman tanpa bunga ini, kita masih menunggu dari satgas dan kelompok pelaksananya yaitu melalui perbankan untuk bagaimana desainnya. Untuk sampai hari ini saya belum bisa memberikan tambahan kecuali bahwa target grupnya didefisinisikan siapa mereka (punya nama, rumah tangga itu punya usaha, punya namanya, punya alamatnya dan mungkin juga mulai masuk ke perbankan)," kata Sri Mulyani.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement