JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 65,27 poin atau 1,31% ke 4.934,09 atau 4.934.
Menurut Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Liza C Suryanata, penyebab anjloknya pasar saham hari ini karena terlalu banyak berita negatif yang bermunculan. Alhasil, para investor pun ketakutan membelanjakan sahamnya.
Baca Juga: Tenggelam Semakin Dalam, IHSG Ditutup Anjlok 1,31% ke 4.934
“Memang seharian ini terlalu banyak berita negatif dibandingkan sentimen positif di market,” kata Liza dalam acara Market Review di IDX Channel, Selasa (22/9/2020).
Dia menyebut banyak sentimen negatif membuat IHSG tak cukup kuat untuk berada di posisi 5.000.
“Sejak kemarin kita sudah meninggalkan area 5.000 dan sepertinya ini memang tidak terelakan kita harus coba support di 4.850-4.830,” ujarnya.
Baca Juga: IHSG 'Kebakaran', Dibuka Anjlok 1,4% ke 4.925
Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan, Selasa (22/9/2020), terdapat 123 saham menguat, 305 saham melemah dan 146 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,7 triliun dari 9,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 11,59 poin atau 1,5% ke 756,38, indeks JII turun 5,13 poin atau 1% ke 523,91, indeks IDX30 turun 6,66 poin atau 1,6% ke 413,42 dan indeks MNC36 turun 4,79 poin atau 1,7% ke 270,28.