Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ancaman Resesi, Begini Anjuran Main Saham agar Tetap Cuan

Fadel Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 26 September 2020 |09:20 WIB
Ancaman Resesi, Begini Anjuran Main Saham agar Tetap Cuan
Saham (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Sinyal resesi ekonomi semakin jelas bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, laju perekonomian diperkirakan kembali negatif pada kuartal III-2020 setelah terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Lantas bagaimana sikap yang harus dilakukan para investor dalam menghadapi gejolak ekonomi tersebut?

 Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah di Kisaran 4.778-4.975, Cek Rekomendasi Sahamnya

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, bila seseorang masih mempercayai bahwa saham merupakan produk investasi yang menghasilkan maka harus mengubah kebiasaannya. Misalnya, yang semula bermain dalam waktu jangka panjang, baiknya diubah untuk ke periode yang lebih pendek.

"Perketat batasan Stop-loss dan lakukan trading dengan jangka yang lebih pendek," kata Lanjar saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).

 Baca juga: Kinerja Saham BCA dan BRI Kalahkan IHSG

Selain itu, diharapkan para investor untuk sering-sering pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Hal itu nantinya bisa memprediksi emiten mana saja yang memiliki prospek di tengah resesi ini.

"Lakukan analisa teknikal untuk melihat tren pergerakan dan arah gelombangnya. Lakukan analisa fundamental untuk melihat prospek bisnisnya," ujarnya.

Sementara itu, Analis CSA Research Institute Reza Priyambada meminta kepada para pemain saham untuk pintar melihat peluang. Pasalnya, meski krisis ini menyerang berbagai sektor bisnis, tapi bisa dipastikan kalau ada beberapa jenis usaha yang masih bisa untung di saat pandemi ini.

 Baca juga: Pandemi Bikin Saham Telekomunikasi Moncer, Eits Perhatikan Dulu Sebelum Investasi

"Caranya ialah melihat peluang yang ada. Yang namanya bisnis, tentunya ada di setiap kondisi. Apakah dalam tahun ini meski Indonesia terkena dampak covid-19, bisnis totally berhenti? Kan enggak," ujarnya.

Menurut dia, kunci sukses seorang trader yang masih ingin berinvestasi di pasar saham ketika resesi ialah pintar melihat peluang.

"Masih ada beberapa usaha yang jalan. Maka, lihat peluang bisnis yang ada," kata dia.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement