JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan hari ini. Adapun indeks bergerak di kisaran 4.865-4.975.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.
"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan dalam risetnya, Senin (5/10/2020).
Baca Juga: Sisa Anggaran Subsidi Gaji Dioper ke Guru Honerer, Simak 4 Faktanya
Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 4.865,27 hingga 4.975,54
IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,87 persen ke 4.926, terdapat 125 saham menguat, 300 saham melemah dan 150 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp5,99 triliun dari 0,89 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
AUTO
Daily (835) (RoE: -5.41%; PER: -6.77x; EPS: -123.38; PBV: 0.37x; Beta: 1.05): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 825 – 835 area, dengan target harga secara bertahap di level 850, 880, 960 dan 1040. Support: 820 & 800.
Baca Juga: Donald Trump Positif Covid-19, IHSG Anjlok 1% di Sesi II
BBCA
Daily (27525) (RoE: 13.96%; PER: 27.44x; EPS: 1,003.28; PBV: 3.83x; Beta: 0.95): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 26950 – 27550, dengan target harga secara bertahap di level 28975, 30500, 34050 dan 37600. Support: 26950 & 26100.
BWPT
Daily (92) (RoE: -21.01%; PER: -3.51x; EPS: -26.46; PBV: 0.74x; Beta: 2.09): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 90 – 92, dengan target harga secara bertahap di level 99, 110, 137 dan 163. Support: 90, 83 & 77.