"Pada waktu itu kan sempat diapresiasi pelaku pasar tapi pada kenyataannya Partai Demokrat meminta adanya kenaikan USD1,2 triliun, jadi kepastiannya setelah pelaksanaan pemilu di AS pada awal November," kata dia.
Tidak hanya stimulus di AS, peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi tidak hanya di AS tapi juga di benua eropa juga akan mempengaruhi pelaku pasar dan membuat para investor lebih bersikap hati-hati untuk saat ini.
"Jadi, saya pikir ini membuat pelaku pasar bersikap hati-hati untuk sementara ini sehingga hal ini menyebabkan terjadinya koreksi wajar terjadi pada pergerakan bursa di regional," ucapnya.
Dia pun mengkhawatirkan jika terjadi sentimen negatif di regional akan memberikan dampak pada pergerakan IHSG ke depannya. "Karena kita mengingat misalkan dari kondisi sektor ekonomi Indonesia bahwasannya kinerja pertumbuhan ekonomi direvisi menjadi lebih kontraksi lagi di 1,5% dari sebelumnya 0,3% atau 0,4%," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.