Bakal Ada Kejutan untuk IHSG, Apa Ya?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 278 2297120 bakal-ada-kejutan-untuk-ihsg-apa-ya-tEjaJVbYxa.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung meloncat tinggi pada awal perdagangan hari ini. IHSG dibuka naik 25,44 poin atau 0,5% ke 5.125,28 atau 5.125.

Head of Investment & Research BNI Asset Management Yekti Dewanti menilai dalam jangka waktu panjang nantinya IHSG akan kembali ke level yang cukup menarik. Namun, itu dibutuhkan sebuah proses ketika negara sedang memulihkan ekonominya pasca terkena serangan pandemi Covid-19.

"Kalau dari jangka menengah dan panjang, saya optimis market akan kembali recovery ke level cukup menarik," kata Yekti dalam acara Market Opening, Rabu (21/10/2020).

Meski begitu, pasar saham tetap akan mengalami sebuah naik turunnya harga. Karena dalam sebuah investasi tentu ada namanya risiko kerugian yang harus diterima oleh para investor.

"Makanya selalu ada potensi return dan risiko, tinggal di mana kita alokasi aset yang benar, sehingga kita bisa bertahan," ujarnya.

Sebagai informasi, Pada awal perdagangan, Selasa (21/10/2020), terdapat 171 saham menguat,51 saham melemah 116 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp421,08 miliar dari 439,16 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Penutupan Perdagangan, IHSG Menguat Tipis 

Indeks LQ45 naik 6,03 poin atau 0,8% ke 792,47, indeks JII naik 3,34 poin atau 0,6% ke 550,62, indeks IDX30 naik 3,33 poin atau 0,8% ke 430,28 dan indeks MNC36 naik 2 poin atau 0,7% ke 282,01.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp175 atau 0,6% ke Rp29.200, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 atau 1,4% ke Rp10.975, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp125 atau 1% ke Rp12.125.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham (MCAS) turun Rp50 atau 2,2% ke Rp2.250, saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) turun Rp50 atau 0,9% ke Rp5.500, dan saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) turun Rp45 atau 6,3% ke Rp665.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini