Libur Panjang Tidak Membuat Penyeberangan Penumpang Ramai

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 320 2299260 libur-panjang-tidak-membuat-penyeberangan-penumpang-ramai-Mdw7XIIBe1.jpg ASDP Persiapkan Layanan Penumpang Jelang Libur Panjang. (Foto: Okezone.com/ASDP)

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menilai jumlah penyeberangan tetap turun meski ada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan libur panjang seiring penetapan cuti bersama. Diperkirakan penyeberangan mengalami penurunan sekitar 20-25% seiring dengan berkurangnya aktivitas dan mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan, trafik kendaraan yang akan melintas, untuk di Merak dan Bakauheni diperkirakan akan turun 22% di mana produksi rata-rata harian pada libur panjang besok diprediksi mencapai 5.256 unit kendaraan dan 5.190 unit kendaraan campuran per hari, dimana pada saat puncak arus berangkat dari Merak pada H-1 diperkirakan mencapai 9.570 unit kendaraan, dan puncak arus balik dari Bakauheni pada H+2 dan H+3 sebanyak 7.270 unit dan 8.360 unit kendaraan campuran.

Baca Juga: Mau Liburan Naik Kapal Laut, Simak Caranya di Sini

“Namun, kami pastikan arus berangkat dan balik terlayani dengan baik, karena ASDP menyiapkan kapasitas terpasang kapal yang memadai, rata-rata sebanyak 18.700 unit kendaraan campuran per harinya dengan total kapal 59 unit siap operasi di lintasan Merak-Bakauheni," ujar Ira, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2020).

Selanjutnya, di lintasan Ketapang-Gilimanuk, pergerakan kendaraan diperkirakan juga akan turun sekitar 27 persen. Namun, pada saat libur panjang besok arus kendaraan akan mengalami kenaikan dibandingkan hari normal seiring rencana perjalanan liburan masyarakat dari Jawa ke Bali atau sebaliknya. Rata-rata produksi harian kendaraan dari Ketapang sebanyak 4.852 unit dan dari Gilimanuk sebanyak 4.886 unit.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-75 RI, 35.454 Penumpang Menyeberang dari Jawa ke Sumatera

"Diperkirakan trafik kendaraan akan naik dari Ketapang pada puncak arus berangkat H-1 sebanyak 5.440 unit dan arus balik H+3 sebanyak 6.110 unit. Sedangkan dari Gilimanuk puncak arus berangkat dan arus balik pada H-1 dan H+3 dengan trafik kendaraan sebanyak 6.160 unit. Kami pastikan di lintasan tersibuk kedua ini juga terlayani dengan baik seiring kapasitas kapal terpasang yang memadai sebanyak 10.500 unit kendaraan campuran yang dilayani kapal siap operasi sebanyak 54 unit kapal," tuturnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini