Long Weekend, 30.470 Masyarakat Tinggalkan Jakarta Naik Kereta

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 320 2301678 long-weekend-30-470-masyarakat-tinggalkan-jakarta-naik-kereta-qa3owvmuhI.jpg KAI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Moda transportasi kereta api masih menjadi salah satu favorit bagi masyarakat yang hendak berlibur pada saat momen long weekend. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota pada libur panjang periode 27 sampai dengan 30 Oktober 2020 sudah mencapai 30.470 penumpang.

"Tujuan favorit para penumpang kali ini antara lain kota Yogyakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa melalui keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Dengan adanya peningkatan penumpang KA tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan KA Tambahan secara bertahap hingga 27 KA per hari mulai tanggal 27 Okt sampai dengan 1 Nov 2020. Adapun rinciannya adalah pemberangkatan 12 KA dari Stasiun Gambir, 13 KA dari Stasiun Pasar Senen dan 2 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Meski perjalanan KA ditambah sampai dengan 27 KA per hari dan volume penumpang KA meningkat, namun pihaknya tetap konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19. Penerapan ini juga dilakukan baik di area Stasiun dan perjalanan KA di atas KA.

"Seperti, pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70% dari kondisi normal," ucapnya.

 

Peningkatan volume pengguna jasa KA juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Stasiun dan di atas KA. Penumpang yang akan berangkat diwajibkan melampirkan hasil tes rapid atau pcr serta pengukuran suhu tubuh.

"Jika terdapat calon penumpang dengan suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya," kata Eva

Eva menambahkan, pihaknya juga memberikan faceshield yang wajib digunakan pengguna jasa sepanjang perjalanan KA sampai dengan Stasiun tujuan. Sepanjang perjalanan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala.

"PT KAI juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk penerapan protokol kesehatan seperti penambahan perangkat cuci tangan dan sanitazer serta pemasangan tanda batas jarak fisik baik di Stasiun dan Kereta," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini