Kemarahan Jokowi soal Proyek Konstruksi Rp40 Triliun yang Bisa Ambruk

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 470 2311797 kemarahan-jokowi-soal-proyek-konstruksi-rp40-triliun-yang-bisa-ambruk-9OdzHU1mmI.jpg Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa ini sudah waktunya untuk melakukan perubahan-perubahan fundamental dalam sistem pengadaan barang dan jasa. Jokowi mengatakan, tanggal 22 Desember sudah ditutup karena akan memasuki libur panjang akhir tahun. 

"Ini alarm peringatan perlu, karena banyak yang dalam kondisi darurat seperti ini kerjanya masih biasa-biasa saja, belum berganti ke channel extraordinary. Belum mengubah SOP-nya dari normal ke SOP yang penuh terobosan," kata Jokowi.

 

Hal ini, lanjut Jokowi, yang kemudian membuat realisasi anggaran terlambat. Dia kembali menggarisbawahi progres konstruksi yang masih berada di Rp40 triliun.

"Dan itu ternyata di sektor konstruksi. Kalau misal jadi, barangnya gimana? Kalau bangunan ya ambruk, jembatan ya ambruk. Jangan sampai diulang-ulang semuanya menumpuk di akhir tahun," tegas Jokowi.

Jokowi menyampaikan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa harus praktis, cepat, akuntabel, dan transparan. Namun, dalam kesempatan ini, Jokowi menyoroti sektor konstruksi yang masih berada dalam proses.

"Ini November sudah tanggal 18, masih ada yang proses konstruksi masih dalam proses itu Rp40 triliun. Lah terus ngerjainnya kapan? Ini tinggal sebulan," ujar Jokowi.

Baca Selengkapnya: Jokowi Marah soal Proyek Konstruksi Rp40 Triliun, Kalau Jembatan Ya Ambruk

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini