Fenomena Nasabah Timbun Uang di Bank Besar

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 622 2316808 fenomena-nasabah-timbun-uang-di-bank-besar-xRHeuUgkRU.jpeg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja intermediasi sektor jasa keuangan masih sejalan dengan perkembangan perekonomian nasional.

Dana Pihak Ketiga (DPK) pada data bulan Oktober, masih tumbuh di level tinggi sebesar 12,12% yoy, didorong oleh pertumbuhan DPK BUKU IV mencapai 13,79% (yoy).

"Dana Pihak Ketiga (DPK) masih tumbuh di level tinggi sebesar 12,12% yoy, didorong oleh pertumbuhan DPK BUKU 4 yang mencapai 13,79% (yoy)," ujar Ketua OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

 Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

Tercatat kredit baru sebesar Rp130,92 triliun, namun tingginya pelunasan kredit dan hapus buku oleh perbankan untuk memitigasi risiko kredit menyebabkan pertumbuhan kredit terkontraksi sebesar -0,47% yoy.

“Kontraksi kredit perbankan lebih banyak disebabkan menurunnya kredit modal kerja dampak masih tertekannya permintaan pada sektor usaha," katanya.

OJK mengatakan akan mendorong intermediasi perbankan pada beberapa sektor usaha yang mulai kembali pulih.

Baca Selengkapnya: Masyarakat Makin Banyak Simpan Duit di Bank BUKU IV

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini