JAKARTA - Pengamat Pasar Modal Riska Avriani menilai perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat pada setiap Kamis pekan keempat November membuat IHSG tidak bisa agresif
"Penguatan masih akan berlanjut ranchnya akan terbatas, karena dari investor asing ada Thanksgiving jadi IHSG tidak bisa agresif dibandingkan sepekan lainnya, " kata Avriani dalam Market Opening IDX, Jumat (27/11/2020).
Baca Juga: IHSG Melesat ke 5.782 pada Pembukaan Perdagangan
Kata dia, untuk perdagangan IHSG hari ini ada potensi koreksi tapi sehat. Banyak pasar yang melanjutkan relinya jadi ada profit takingnya.
"Profit takingnya enggak terlalu jauh support resistance 5.960 atau 5775 masih cukup wajar dan aman," tandasnya.
Baca Juga: IHSG Seharian Perkasa, Ditutup Naik 1,42% ke 5.759
Dia menambahkan trading IHSG ini masih sama dengan pekan sebelumnya. Yaitu adanya efektivitas perkembangan Vaksin Covid-19. Lalu mada transisi Presiden Trump yang sudah memberikan akses kepada Joe Biden.
"Jadi pasar melihat perkembangan vaksin Covid-19 untuk menghadapi new normal. Lalu Trump yang sudah memberikan akses kepada Joe Biden," tandasnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada pembukaan perdagangan hari ini. IHSG dibuka naik 22 poin atau 0,3% ke 5.782.
Pada pembukaan perdagangan, Jumat (27/11/2020), terdapat 170 saham menguat, 23 saham melemah dan 169 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp18 miliar dari 314 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Baca juga: IHSG Seharian Perkasa, Ditutup Naik 1,42% ke 5.759
Indeks LQ45 naik 17,31 poin atau 1,92% ke 920,77, indeks JII turun 028 poin atau 0,05% ke 618,8, indeks IDX30 naik 0,70 poin atau 0,15% ke 501,28 dan indeks MNC36 naik 0,59 poin atau 0,14% ke 372,51
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.