Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Adhi Karya Buka-bukaan Nasib IPO 2 Anak Usahanya

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2020 |12:37 WIB
Adhi Karya Buka-bukaan Nasib IPO 2 Anak Usahanya
Adhi Karya soal IPO Anak Usaha (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) buka-bukaan tentang penundaan untuk melepas anak usahanya di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini. Meskipun rencana untuk IPO sudah direncanakan sejak tahun lalu.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, semula memang perusahaan memiliki wacana untuk menawarkan saham perdana dari dua anak usahanya. Kedua anak usaha tersebut yakni PT Adhi Commuter Properti (ACP) dan PT Adhi Persada Gedung (AGP).

“Memang kalau anak usaha yang direncanakan untuk segera IPO kalau beberapa itu. Kita rencanakan sejak 2019 untuk APG dan ACP,” ujarnya dalam acara publik expose virtual, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga: Raup Laba, Adhi Karya Bagi-Bagi Dividen hingga Rp66,4 Miliar 

Namun menurut Entus, dikarenakan situasi sedang tidak baik bagi pasar saham, maka perusahaan memutuskan untuk melakukan penundaan. Apalagi situasi pandemi juga masih berlangsung hingga saat ini.

“Tapi karena market juga lagi begini. Situasi daya beli, apalagi pandemi. Ini semua tertunda,” ucapnya.

Menurut Entus, jika nantinya situasi berubah dalam artian pandemi juga berakhir, maka perseroan akan memprioritaskan anak usahanya ACP. Apalagi pembangunan kereta Laju Raya Terpadu (LRT) Jabodebek juga sudah mulai menunjukan sinyal positif.

“Kalau ini berubah dan LRT semakin kelihatan waktu operasinya. Maka peluang ada di ACP,” ucapnya.

Namun lanjut Entus, dirinya masih akan melihat kondisi market juga. Sekaligus juga berkonsultasi terlebih dahulu kepada para pemegang saham.

“Tapi kita lihat kondisi market juga. Apakah tepat, ini juga kami konsoltuasikan ke pemegang saham. Kami siapkan juga, untuk anak anak yang lainnya. Misalnya APG dan APB. Syaratnya kalau bisa tahun depan, kalau enggak bisa ya tahun depannya,” jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement