Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Fakta Vaksin Covid-19 Gratis, Jokowi Orang Pertama yang Disuntik

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 19 Desember 2020 |08:10 WIB
8 Fakta Vaksin Covid-19 Gratis, Jokowi Orang Pertama yang Disuntik
Jokowi (Foto: BPMI Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan menggratiskan vaksin Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dengan demikian, tidak ada lagi pro kontra soal vaksin Covid-19 gratis dan berbayar.

Jokowi mengatakan bahwa kebijakan ini berubah setelah menerima banyak masukan dari masyarakat.

“Dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara dapat saya sampaikan bahwa vaksin covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Gratis tidak dikenakan biaya sama sekali,” katanya dalam keterangan persnya, Rabu (16/12/2020).

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

1. Vaksin Covid-19 Gratis

Jokowi mengatakan bahwa kebijakan vaksin Covid-19 gratis setelah menerima banyak masukan dari masyarakat.

“Dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara dapat saya sampaikan bahwa vaksin covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Gratis tidak dikenakan biaya sama sekali,” katanya dalam keterangan persnya, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Gratis, Jokowi: Saya Ulangi Lagi Tak Dikenakan Biaya! 

2. Kalkulasi Anggaran

Jokowi menginstruksikan kepada jajarannya baik kementerian/lembaga maupun pemda untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

“Saya juga menginstruksikan dan memerintahkan kepada menteri keuangan untuk memprioritaskan dalam merealokasi dari anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis ini. Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin,” ujarnya.

 

3. Ingat Gratis, Tidak Dikenakan Biaya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan bahwa vaksin Covid-19 gratis bagi seluruh rakyat Indonesia. Dia menegaskan hal ini di hadapan para pedagang penerima bantuan modal kerja (BMK)

“Gratis. Jangan ada yang pikir wah bayar. Gratis,” katanya di Halaman Istana Negara, Rabu (16/12//2020).

4. Jokowi Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo menyatakan siap menjadi orang pertama Indonesia yang divaksin virus corona. Hal ini sebagai bukti bahwa vaksin yang digunakan aman dan terpercaya.

"Saya tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama di vaksin pertama kali. Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan bahwa vaksin yang digunakan aman," ujarnya, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

 

5. Butuh Beberapa Bulan Suntik Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa vaksinasi covid-19 akan dilakukan secara bertahap. Dimana tahap pertama akan dilakukan pada bulan Januari 2021.

“Memang perlu tahapan-tahapan. Nanti Januari berapa juta, Februari berapa juta, Maret berapa juta, April berapa juta,” katanya saat membagikan bantuan modal kerja (BMK) di Halaman Istana Negara, Rabu (16/12/2020).

Dia mengatakan vaksinasi memang membutuhkan waktu. Pasalnya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity minimal 70% masyarakat harus divaksinasi covid-19.

“Artinya berapa? 182 juta yang harus divaksin. Bayangkan nyuntik orang, nyuntik vaksin 182 juta orang. Sehari bisa dapat berapa butuh berapa bulan,” tuturnya.

6. Tak Semua Disuntik Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa adanya vaksinasi Covid-19 untuk membentengi komunitas dari penyebaran covid-19. Namun dia mengatakan bahwa tidak 100% masyarakat akan divaksinasi, salah satu kelompok masyarakat yang tidak divaksinasi adalah anak kecil.

“Kan tidak 100% divaksin semua. Yang anak kecil belum karena vaksinnya yang itu belum diujikan,” katanya saat menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) di halaman Istana Negara, Rabu (16/12/2020).

Namun dia mengatakan bahwa meskipun tidak semua divaksinasi penyebaran covid dapat dicegah jika minimal 70% masyarakat divaksinasi. Pasalnya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity setidaknya 70% dari populasi harus divaksinasi.

“30% tidak divaksin sudah aman karena itu kita ingin mengacu pada herd immunity,” tuturnya.

7. Dijamin Halal

Jokowi kembali menjelaskan terkait kehalalan vaksin. Dia mengatakan bahwa pihaknya melibatkan Kementerian Agama dan MUI dalam uji klinis vaksin covid-19.

“Mengenai kehalalan. Vaksin ini sejak awal kita jg mengikutkan Kemenag dan MUI di sana. Dan ini keadaan darurat yang kita semuanya tahu,” pungkasnya.

8. Jokowi Harus Siapkan Rp50 Triliun

Ekonom Core Piter Abdullah mengkalkulasikan, biaya vaksin sinovax sekitar Rp400 ribu sampai Rp500 ribu per orang. Sementara yang harus divaksin minimal 70 persen dari penduduk yg berusia 18 tahun ke atas. Misalkan sebanyak 100 juta maka Biaya vaksinasi gratis Akan mencapai Rp50 triliun.

"Artinya dipastikan akan ada tambahan beban anggaran APBN," kata Piter saat dihubungi MNC Portal di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement