Sebagai Dealer Utama, BRI ikut serta dalam kegiatan pendalaman pasar keuangan dengan melakukan pengelolaan portofolio yang optimal dan perluasan basis nasabah antara lain bank komersial, perusahaan asuransi, dana pensiun, perusahaan sekuritas, dan aset manajemen. BRI juga aktif melakukan kuotasi harga jual-beli surat berharga dan transaksi Treasury lainnya yang kompetitif dan up to date.
Luasnya jaringan pemasaran baik unit kerja di dalam negeri maupun luar negeri menjadi nilai tambah BRI dalam kegiatan tersebut. Pencapaian ini menunjukan BRI aktif dalam mendukung pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional dan dukungan ini akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
Tak hanya itu, berdasarkan hasil evaluasi kinerja dealer utama pada tahun 2019, BRI berhasil menyerap 22.27% dari total penerbitan SUN di pasar perdana melalui mekanisme lelang, serta 16.10% dari total transaksi SUN di pasar sekunder. Dominasi BRI di pasar perdana di drive oleh total volume SUN yang dimenangkan yaitu mencapai Rp69 triliun, sedangkan di pasar
sekunder BRI berhasil meningkatkan volume transaksi sebesar 77.44% dari tahun 2018 menjadi Rp999 triliun.
“Pada tahun 2019 kemarin, kinerja di pasar primer ditopang oleh kombinasi flow dari sisi banking book, trading book, dan client. Sedangkan peningkatan aktivitas di pasar sekunder merupakan bukti nyata dari active portfolio management yang kami lakukan,” pungkas Listiarini. (CM)
(Yaomi Suhayatmi)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.