Mensos Risma Pasang 'Mata-Mata' Penggunaan Bansos

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335785 mensos-risma-pasang-mata-mata-penggunaan-bansos-iqsodYd0Hr.jpg Mensos Risma (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penggunaan uang bansos akan di pantau ketat oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma). Hal ini dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan uang bansos yang diberikan.

"Kami akan pantau karena Insya Allah bulan Februari kami sudah akan menyiapkan tools, alat untuk kami akan mengetahui belanja apa saja yang akan digunakan, dengan uang itu dibelanjakan untuk apa saja," ucap Risma saat jumpa pers secara virtual di Kantor Presiden, Selasa (29/12/2020).

Larangan membeli rokok memakai uang bansos merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah akan bersikap tegas jika terjadi penyalahgunaan pembelanjaan uang bansos.

"Kami akan bicarakan kalau itu terjadi, maka kami akan melakukan evaluasi untuk penerima bantuan. Karena sekali lagi, jangan sampai penerima bantuan ini untuk kesehatan namun kemudian ada masalah karena digunakan untuk rokok," imbuhnya.

 

Risma menuturkan, pemerintah akan mulai menyalurkan berbagai bantuan sosial baik reguler maupun nonreguler kepada masyarakat pada awal Januari 2021. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan disalurkan ke 18,8 juta penerima dengan besaran Rp200 ribu perbulannya.

Kemudian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan PT Pos. Bansos ini akan disalurkan selama empat bulan, mulai Januari hingga April 2021. Serta untuk jenis bantuan reguler Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), akan diberikan tiap tiga bulan sekali, dimulai pada Januari 2021.

Baca selengkapnya: Dilarang Beli Rokok, Risma Pakai 'Mata Elang' Pantau Penggunaan Bansos

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini