Dia memilih memposisikan diri sebagai investor jangka panjang ketimbang jangka pendek atau trader. Mungkin itulah sebabnya, kalangan praktisi pasar saham menjulukinya sebagai 'Warren Buffet Indonesia'.
Baca Juga: Kisah Cerdas George Soros saat Investasi Saham
Baginya lebih menguntungkan menjadi investor jangka panjang dibanding trader.
"Kalau trading, dapatnya receh dan bisa bikin stres. Kalau pegang saham jangka panjang, uangnya besar," ujar Kheng Hong.
Kecerdasan, ketenangan, dan kesabaran menjadikan Lo Kheng Hong sebagai pemain saham sejati. Berkat itu juga dia berhasil lolos dari krisis moneter 1997-1998, bahkan meraup keuntungan hingga 150.000%.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.