Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rasio Elektrifikasi Capai 99,2% pada 2020, Hampir Semua Daerah Kini Dapat Setrum

Rina Anggraeni , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2021 |15:28 WIB
Rasio Elektrifikasi Capai 99,2% pada 2020, Hampir Semua Daerah Kini Dapat Setrum
Listrik (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Realisasi rasio elektrifikasi tahun 2020 sebesar 99,20% atau meningkat 14,85% dalam 6 tahun terakhir (tahun 2014 sebesar 84,35%). Rasio elektrifikasi ditargetkan mencapai 99,9% pada 2021.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan rasio elektrifikasi ini sudah hampir mencapai 99% di 29 provinsi. Namun, hanya satu daerah yang rasio kelistrikanya baru 80%.

 Baca juga: PLN Bakal Padamkan Listrik di Depok, Ini Jadwalnya

"Ada satu daerah yang mana NTT belim mencapai 90%, ini yang kita tingkatkan," ujar Arifin di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Kementerian ESDM juga telah melakukan Public Launching Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada tanggal 17 Desember 2020 sebagai implementasi Perpres No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB untuk transportasi jalan.

 Baca juga: 3 Cara Dapatkan Token Listrik Gratis PLN Januari 2021

Sementara itu, kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) hingga tahun 2020 mencapai 10.467 MW. Tambahan pembangkit EBT diantaranya dari PLTA Poso sebesar 66 MW, PLTBm Merauke sebesar 3,5 MW, PLTM Sion sebesar 12,1 MW dan PLTS Atap sebesar 13,4 MW. Untuk tahun 2021, ditargetkan kapasitas pembangkit EBT meningkat menjadi 12.009 MW.

Pada tanggal 17 Desember 2020 telah dilakukan Project Kick Off Ceremony PLTS Terapung Cirata dengan kapasitas sebesar 145 MW yang merupakan PLTS terbesar di ASEAN kerjasama Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab.

Program mandatori biodiesel juga terus ditingkatkan. Melalui implementasi B30 sejak Januari 2020, realisasi pemanfaatan biodiesel sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar 8,46 juta Kilo Liter. Capaian tersebut menghasilkan penghematan devisa sebesar Rp38,31 triliun (USD2,66 miliar). Pada tahun 2021, pemanfaatan biodiesel ditargetkan mencapai 9,2 juta KL.

"Catatan manis upaya menurunkan CO2 ditorehkan di 2020, dengan penurunan sebesar 64,4 juta ton CO2 atau 111% dari target sebesar 58,0 juta ton. Sedangkan pada tahun 2021 ditargetkan penurunan CO2 sebesar 67 juta ton," tandasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement