JAKARTA - Pemerintah akan segera menyebarkan vaksin Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick mengatakan, dalam pendistribusian ini bakal diberi pengamanan berlapis agar mudah dilacak. Tujuannya vaksin bisa terdistribusi dengan baik.
Lantaran, vaksin Covid-29 dilengkapi dengan barcode. Barcode itu tertera pada vial atau kemasan vaksin, kemasan kotak kecil dan kotak besar.
"Ini ada barcode-nya di masing-masing vial, jadi masing-masing ada. Lalu di dalam kotaknya ada barcodenya. Lalu juga di box besar ini, ini ada barcodenya," kata Erick dalam sebuah video dari Bio Farma, Sabtu (23/1/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Ada Chip
Kata dia untuk pendistribusiannya juga dilakukan dengan ketat. Pasalnya, kendaraan yang membawa vaksin Covid-19 di beberapa daerah juga dipantau dan dicatat untuk plat nomor.
"Kendaraannya aja kita bisa tahu karena platnya kita catet dan jelas. Jadi bismillah mestinya terkirim dengan baik apalagi kalau teman-teman media lihat mobilnya kelihatan D 8868 FN, itu nomor mobilnya terdeteksi. Ini contoh dari Bandung yang ke Tangerang. Ini contoh ke Aceh, semua datanya, turunannya," jelasnya.
Sebagai informasi, Bio Farma pun menerapkan teknologi IoT dengan memasang sensor suhu dan GPS pada kendaraan angkutan vaksin berpendingin. Sehingga, suhu ruang penyimpanan vaksin Covid-19 dalam kendaraan dan posisi pergerakan kendaraan selama perjalanan dapat dipantau secara real time.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.