Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Melonjak 1,5%, Saham Perbankan Jadi 'Pahlawan'

Oktiani Endarwati , Jurnalis-Senin, 01 Maret 2021 |18:35 WIB
IHSG Melonjak 1,5%, Saham Perbankan Jadi 'Pahlawan'
saham (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,55% ke level 6.338,5 pada penutupan perdagangan, Senin, 1 Maret 2021. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level hijau.

Sektor keuangan, properti, dan aneka industri menjadi penopang utama IHSG hari Senin dengan menguat masing-masing 3,03%, 3,39%, dan 3,06%.

 Baca juga:  IHSG Naik Tinggi hingga 1,5%, 351 Saham Berakhir Menghijau

Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe mengatakan, saham perbankan dengan kapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI menjadi pendorong indeks pada penutupan perdagangan hari ini. Hal ini yang mendorong IHSG menguat 1,55%.

"Itu penggerak IHSG yang sangat besar. Kalau kita yakin ekonomi Indonesia dalam 6 bulan ke depan akan pulih maka otomatis orang-orang akan berani beli saham dan IHSG akan naik," ujarnya pada closing market IDX Channel, Senin (1/3/2021).

 Baca juga: Data Inflasi Februari Bikin IHSG Meroket 1,1% ke 6.309

Dia melanjutkan, masih ada ruang penguatan untuk emiten perbankan BMRI dan BBNI melihat secara teknikal yang masih rendah sehingga masih ada peluang yang cukup tinggi. Sementara untuk emiten perbankan BBCA dan BBRI sudah melewati kenaikan tertinggi.

Menurut dia, saat IHSG berada di level tengah di mana level bawah 6.250 dan tertinggi 6.500. Jika tidak turun di bawah level 6.250 maka IHSG diprediksi akan bergerak ke arah 6.500.

"Kami targetkan IHSG pada akhir tahun pada level 6.800 - 7.000. Tetapi ini tidak langsung naik terus. Mungkin akan ada masa-masa koreksi juga sehingga kita harus waspada. Kalau ada koreksi dalam bisa kita beli lagi," tandasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement