Menurut dia, di saat kondisi pandemi seperti saat ini, salah satu yang dibutuhkan mayarakat adalah keahlian atau skill. Keahlian ini bisa untuk bekal membuka usaha sendiri atau bekerja. Keahlian itu yang diupayakan disediakan kartu prakerja, melalui pelatihan.
"Bedanya pelaksaan pelatihan secara online ini, mayarakat bisa memilih seusia kebutuhan masing masing. Beda dengan offline, harus digelar berdasarkan kelas yang sama," kata dia.
Dia berharap, kelahiran program kartu prakerja yang digulirkan Presiden Joko Widodo ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Pemerintah, kata dia, berkomitmen akan terus meningkatkan kemanfaatan kartu ini. Ternyata menyinergikan dengan perbankan agar mereka bisa mengakses modal.
Pada kesempatan itu, Airlangga banyak menggali pengalaman dan kebutuhan modal kerja pada alumni prakerja. Airlangga juga memandang beberapa bank Himbara agar bisa menyalurkan modal kerja skema KUR yang tahun ini dianggarkan Rp250 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.