Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Sepeda Turun Drastis, Apa Sih Penyebabnya?

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 21 Juni 2021 |04:04 WIB
Harga Sepeda Turun Drastis, Apa Sih Penyebabnya?
Harga Sepeda Turun (Foto: Advenia/MNC Portal Indonesia)
A
A
A

JAKARTA - Harga sepeda turun drastis. Keadaan ini berbanding terbalik saat awal pandemi Covid-19, harga sepeda naik gila-gilaan.

Bahkan, untuk membeli sepeda saja, masyarakat harus rela order terlebih dahulu karena stok sepeda habis.

Kini harga jual berbagai jenis sepeda merosot di pasaran. Bagi pecinta sepeda lipat dan gunung, harga sepeda dibanderol berkisar Rp1 jutaan. Sebelumnya harga sepeda ini melonjak hingga di atas Rp3 juta.

"Dulu waktu booming, harga sepeda tidak wajar. Sepeda lipat dan gunung harganya di atas Rp3 juta semua. Kalau sekarang harganya sudah Rp1 jutaan. Dulu tidak ada sepeda dihargai di bawah Rp3 juta,” ujar Sandy Pemilik Toko Sepeda Cahaya Baru di Bintara, Kranji, Bekasi Barat kepada MNC Portal Indonesia.

Tren gowes mulai memudar tak seperti Juli tahun lalu. Di mana pada saat itu banyak orang berlomba-lomba untuk miliki sepeda guna mengisi hari di rumah karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kalau dulu waktu awal-awal pandemi, orang-orang belum banyak yang punya sepeda. Sekarang karena sudah banyak yang punya sepeda, jadi yang beli berkurang,” jelas Sandy.

Baca Selengkapnya: Tak Lagi Booming Bikin Harga Sepeda Turun Jadi Segini

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement