JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengakui saat ini anggaran BLT subsidi gaji tengah dibahas. Apalagi, anggaran Kartu Prakerja akan ditambah Rp10 triliun menjadi Rp30 triliun tahun ini yang di dalamnya ada rencana BLT subsidi gaji.
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta mengatakan, rencana adanya pemberian BLT subsidi gaji berdasarkan usulan dari Kementerian Ketenagakerjaan. Adapun anggaranya perlu dibahas lebih dalam.
"Sedang kami bahas saat ini", kata Isa saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jakarta, Senin (19/7/2021).
Baca Juga: Kabar Gembira! BLT Subsidi Gaji Bakal Cair Lagi
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menambahkan, rencana penyaluran BLT subsidi gaji masih menunggu persetujuan
"Sedang digodok. Digodok dulu agar matang," katanya.
Meski tidak menjelaskan secara gamblang anggaran BLT subsidi gaji, namun rencana pencairan BLT subsidi gaji dimasukkan ke dalam program Kartu Prakerja dengan catatan "akan disinergikan dengan rencana Bantuan Upah"
Tercatat alokasi kartu prakerja saat ini mencapai Rp20 triliun dengan 5,6 juta peserta. Anggaran kartu prakerja akan ditambah Rp10 triliun dengan target 2,8 juta peserta, sehingga totalnya mencapai Rp30 triliun dengan target 8,4 juta peserta.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.