JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim terjadi tren penurunan kasus Covid-19 sejak minggu pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Meski begitu, penurunan mobilitas atau pergerakan massa tetap dipertahankan di saat pemberlakuan PPKM level 4.
Menurutnya, mempertahankan penurunan aktivitas massa mendorong penurunan penambahan kasus. Hal tersebut didasari pada variabel laju transmisi kasus, respon kesehatan, dan kondisi sosiologis masyarakat.
“Saya minta pada teman-teman sekalian, meskipun ada penurunan dibandingkan dengan minggu pertama penerapan PPKM, tren penurunan mobilitas dan aktivitas tetap harus dipertahankan," ujar Luhut, Sabtu (24/7/2021).
Baca Juga: Jokowi: PPKM Darurat Diperpanjang sampai 25 Juli 2021
Pemerintah menjadikan tren penyebaran Covid-19 sebagai indikator atau dasar pemberlakuan atau pelonggaran PPKM level 4. Karenanya, proses evaluasi terus dilakukan otoritas.
Secara spesifik, Luhut memaparkan tren penurunan indeks komposit yang signifikan pada wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Dari catatannya, sebagian besar wilayah tersebut telah melewati puncak kasus dan mulai mengarah pada penurunan. Namun dirinya mengkhawatirkan tingginya angka kematian yang masih harus diwaspadai.
“Terkait Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, saya minta buatkan laporan khusus penyebab tingginya angka kematian, berikan juga usulan upaya untuk menurunkan angka kematian tersebut,” kata dia.
Dengan adanya tren penurunan kasus, PPKM level 4 akan turun jadi level 3, sehingga ada pelonggaran?
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.