Pegadaian Take Down 3 Ribu Link Menyesatkan

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 320 2460533 pegadaian-take-down-3-ribu-link-menyesatkan-RXNUflWoxD.jpg Pegadaian Tutup 3 Ribuan Link yang Menipu Masyarakat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Pegadaian melakukan perlindungan konsumen dengan melakukan take down 3.208 link yang menipu masyarakat. Perseroan menggandeng berbagai pihak untuk menghentikan penyebaran link yang beredar di berbagai platform.

"Kami gandeng konsultan komunikasi dan take down 3.208 link yang merugikan masyarakat. Mayoritas sebanyak 2.779 akun sosmed yang diturunkan, lalu sebanyak 118 link website, dan 199 link di mobile apps. Sisanya tersebar dalam jumlah lebih kecil," ujar Kepala Departemen Komunikasi Pegadaian Basuki Tri Andayani dalam webinar di Jakarta (24/8/2021).

Baca Juga: Dinilai Sukses Membangun Agile Organization, Pegadaian Raih Penghargaan IDX Channel Award 2021

Pegadaian juga melakukan proses hukum kepada pemilik akun palsu yang mengatasnamakan Pegadaian yang digunakan untuk melakukan tindak penipuan.

Sebelumnya perseroan melaporkan lebih dari 400 akun Instagram yang mengatasnamakan Pegadaian dan diduga melakukan tindakan penipuan.

Baca Juga: Semarakkan HUT RI ke-76 , Pegadaian Berikan Promo Cashback Hingga 45 Persen

Akun-akun Instagram tersebut menggunakan kata Pegadaian, Pegadaian Syariah, The Gade sehingga seolah-olah merupakan akun milik PT Pegadaian (Persero). Untuk menyakinkan calon korban, mereka mengambil foto karyawan dan memanipulasi data KTP, NPWP, bahkan kartu pengenal karyawan (ID Card). Lebih dari itu mereka membuat rekening bank virtual dengan nama Pegadaian.

Selanjutnya mereka menawarkan barang berharga seperti emas baik batangan maupun perhiasan dengan harga murah jauh di bawah harga pasar. Selain itu juga barang berharga lain seperti laptop, handphone, bahkan sepeda dengan merk ternama.

Kemudian calon korban diminta mentransfer uang, tetapi kemudian barang yang dipesan tidak dikirimkan. Bahkan setelah transfer diterima pelaku, selanjutnya ia menutup akun media sosialnya bahkan nomor rekening yang dipakai untuk menipu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini