JAKARTA - Pemerintah Salvador kini memiliki 420 lebih banyak Bitcoin. Presiden Nayib Bukele mengumumkan dirinya menggandakan eksperimen mata uang kripto yang heboh.
Pembelian Bitcoin terbaru, senilai hampir USD25 juta atau setara Rp352,5 miliar (kurs Rp14.100 per USD) pada harga saat ini, menandai akuisisi uang kripto pertama oleh pemerintah sejak 20 September, ketika Bukele mengatakan telah membeli 150 bitcoin.
Baca Juga: Indeks Dolar AS Anjlok, Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi
"Itu adalah penantian yang lama, tetapi sepadan. Kami baru saja membeli saat turun! 420 Bitcoin baru," tulis Bukele dalam sebuah posting di Twitter dalam bahasa Inggris.
Mata uang kripto saat ini diperdagangkan di atas USD59.000 Bitcoin.
Baca Juga: Harganya Naik Gila-gilaan, Bitcoin Bakal Dibinasakan
Awal bulan lalu, El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah bersama dolar AS, yang menurut Bukele akan menurunkan biaya pengiriman uang dari migran Salvador yang tinggal di luar negeri.
Bank tradisional dan lembaga keuangan lainnya biasanya membebankan biaya yang besar untuk memproses transfer uang.
Secara keseluruhan, kementerian keuangan El Salvador memegang 1.120 bitcoin, menurut data resmi, senilai hampir USD66 juta.
Ekonomi negara miskin itu sangat bergantung pada sekitar 6 miliar dolar AS kiriman uang warganya ke negara tersebut setiap tahun, atau sekitar seperempat dari produk domestik bruto, dengan sekitar seperlima rumah tangga bergantung pada pemasukan uang tunai.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.