Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Karyawan Covid-19, Pendapatan Emiten Ini Terjun Bebas

Erlinda Septiawati , Jurnalis-Rabu, 17 November 2021 |11:03 WIB
Banyak Karyawan Covid-19, Pendapatan Emiten Ini Terjun Bebas
Pendapatan Karya Bersama Anugerah Turun. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) mencatat penurunan pendapatan sebesar Rp 21,48 miliar di kuartal III-2021. Pendapatan tersebut turun 32,2% jika dibandingkan kuartal III-2020 sebesar Rp31,69 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 September 2021, tidak diaudit, [enurunan pendapatan tersebut dikarenakan menurunnya penjualan unit yang disebabkan meningkatnya kembali kasus corona di pertengahan tahun 2021.

“Banyak karyawan Perseroan yang terkena Covid-19, sehingga cukup menggangu aktivitas operasional Perseroan” jelas Corporate Secretary Karya Bersama Anugerah Tbk Lasiah Pipit, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: 2 Emiten Baru Ini Tetap Listing di Tengah Pandemi Covid-19

Penurunan penjualan menyebabkan menurunnya kinerja laba kotor Perseroan secara signifikan sebesar Rp9,55 miliar atau turun sebesar 41,4% jika dibandingkan dengan kuartal tahun sebelumnya.

Selain itu, laba usaha perseroan juga mengalami penurunan yang signifikan sebesar -88,6% atau sebesar Rp0,99 miliar yang disebabkan oleh kenaikan pada biaya pemasaran atau biaya marketing seiring dengan program pemasaran yang diluncurkan oleh perseroan, sehingga laba bersih Perseroan ikut terpangkas signifikan sebesar 84,6% atau sebesar Rp1,74 miliar jika dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: IHSG Berakhir Menguat ke Level 6.651 pada Perdagangan Hari Ini

Dari sisi asset, Perseroan mencatatkan total asset pada periode 31 September 2021 sebesar Rp462,95 miliar, relatif stabil jika dibandingkan dengan total asset pada 31 Desember 2021 yang tercatat sebesar Rp463,49 miliar.

Dari sisi Liabilitas, hutang lancar perseroan tercatat sebesar Rp80,28 miliar, meningkat sebesar Rp1,05 miliar atau sebesar 1,3% jika dibandingkan dengan hutang lancar pada Desember 2021, yang disebabkan kenaikan tipis pada hutang non usaha, sedang akan hutang tidak lancar menurun sebesar Rp0,35 miliar atau sebesar -19,2% dibandingkan posisi Desember 2021. yang disebabkan adanya penurunan hutang sewa. Secara keseluruhan, tidak terjadi perubahan yang signifikan terhadap total utang Perseroan jika dibandingkan dengan posisi pada tahun 2020.

Perseroan berharap hingga akhir tahun ini, kinerja operasional dan keuangan Perseroan dapat mengalami perbaikan dan membukukan peningkatan baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.

“Kami berharap omset penjualan akan meningkat, dengan adanya kegiatan promosi yang kami gelar sampai akhir tahun ini. Salah satunya dengan pameran yang ditunjang dengan promosi di media sosial, cara bayar yang mudah dengan program tunai bertahap” ungkapnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement