Share

Mata Uang Lira Turki Turun, Pengangguran Masyarakat Alami Peningkatan

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 03:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 320 2512310 mata-uang-lira-turki-turun-pengangguran-masyarakat-alami-peningkatan-GymqFHsoj4.jpeg Mata Uang Lira Turki Anjlok (Foto: Okezone)

JAKARTAMata uang nasional Turki, Lira, merosot hingga 45% terhadap dolar tahun ini. Tapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merasa tak terusik dikala mata uang negaranya, mata uang Lira mengalami penurunan hingga 45%.

Erdogan juga tetap mempertahankan kebijakan “perang ekonomi yang mandiri” dengan suku bunga yang rendah. Namun sebab itulah mata uang Turki merosot ke titik terendah.

Bagi sebagian besar ekonom kenaikan suku bunga itu sebagai pengendalian inflasi. Tapi Presiden Erdogan memandang suku bunga sebagai "keburukan yang membuat si kaya semakin kaya dan si miskin semakin miskin."

Turunnya mata uang Lira berdampak pada mahalnya harga barang dari makanan hingga tekstil yang mana Turki masih bergantung pada barang ekspor. Sehingga harga barang tersebut terus berubah setiap hari.

Bukan hanya itu, pengangguran juga mengalami peningkatan, dan banyak terjadi unjuk rasa. Dalam hal itu partai oposisi mendesak pemilihan umum dipercepat.

Di tengah ketidakpastian itu, ekonom Arda Tunca mengatakan tak dapat diperkirakan apa yang akan terjadi di kemudian hari.

"Inilah pertama kalinya kami menerapkan model yang benar-benar di luar teori ekonomi. Ketika terjadi krisis sebelumnya kami dapat menerka-nerka apa yang akan terjadi. Sekarang tidak mungkin," katanya.

Baca Selengkapnya: Mata Uang Lira Turki Anjlok, Semua Serba Mahal! Masyarakat Tak Bisa Makan

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini