JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa ekonomi Indonesia masih terkendali meski ditemukan adanya varian covid-19 Omicorn.
"Kalo dari saya ekonomi, menurut kami masih semua terkendali, masih cukup baik, data-data kami menunjukkan baik, tapi kan semua ini kita akan lihat perminggu," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (20/12/2021).
"Dan tidak ada satu orangpun saya kira di dunia ini yang mampu meramalkan ekonomi ini lebih dari 3 bulan," tambahnya.
Dikesempatan yang sama, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Pemerintah telah menyiapkan skenario jika varian omicorn berdampak pada perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Menko Luhut: Berlibur di Dalam Negeri Saja, Kita Tidak Ingin Ada Omicron
"Kami sampaikan skenarionya tergantung daripada efek omicron. Nah tentu kalau semua ini terkendali nah kita harap pertumbuhan ekonomi sesuai dengan apa yang direncanakan dalam APBN yaitu 5,2% pertumbuhannya di tahun 2022," kata Airlangga.
Airlangga menjelaskan Pemerintah juga mempersiapkan fiskal space jika Omicorn memikiy dampak dahsyat seperti varian delta. Fiskal space yang ditangani dan disiapkan untuk penanganan covid dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu adalah Rp 52 triliun
"Dana PC PEN tahun itu diperkirakan realisasi sebanyak 90%, artinya ada 10% sisa anggaran. Nah sisa anggaran 10% juga bisa digunakan di tahun depan untuk sebagai buffer perlindungan sosial," kata Airlangga.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.