Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta-Fakta Kekesalan Luhut Orang Kaya Minta Karantina Gratis di Wisma Atlet, Nomor 3 Jangan Ngarang!

Sevilla Nouval Evanda , Jurnalis-Senin, 27 Desember 2021 |07:04 WIB
Fakta-Fakta Kekesalan Luhut Orang Kaya Minta Karantina Gratis di Wisma Atlet, Nomor 3 Jangan Ngarang!
Wisma Atlet (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Belakangan viral video yang menampakkan rombongan WNI terlantar di dalam area Bandara Soekarno-Hatta. Mereka mengaku telah mengantre berjam-jam untuk bisa karantina di Wisma Atlet.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan fakta-fakta yang bertolak belakang dengan klaim tersebut.

 

Baca Juga: Menko Luhut Ungkap Ada Orang Kaya Ingin Karantina Gratis

Berikut 4 fakta pengungkapan fakta oleh Menko Luhut seperti dirangkum Okezone pada Senin (27/12/2021):

1. Video WNI Terlantar

Viral video yang memperlihatkan rombongan warga yang baru pulang dari luar negeri "terlantar" di dalam area Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam video yang tersebar, warga yang tengah merekam mengklaim telah mengantre sejak petang hingga menjelang adzan Subuh untuk bisa melakukan proses karantina di Wisma Atlet.

Baca Juga: 5 Fakta WNI Terlantar Tunggu Karantina di Bandara, Nomor 3 Luhut Sebut Orang Kaya Minta Gratis

2. Luhut Buka Suara

Menanggapi isu tersebut, Menkomarves Luhut pun buka suara. Dia meminta, warga yang baru pulang dari luar negeri jangan mengarang berita yang tidak benar tentang fasilitas karantina yang disiapkan pemerintah.

Dia juga menyebut, pihaknya telah meminta kepada Polda Metro untuk melakukan razia di Bandara Soekarno-Hatta dan menemukan banyak masyarakat yang ingin dikarantina di Wisma Atlet meskipun mampu melakukan karantina di hotel.

"Kami tadi sudah minta kepada Polda Metro untuk melakukan razia di lapangan terbang Soekarno-Hatta, yang ternyata banyak yang memberikan sebaran video itu. Banyak yang belanja ke luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel padahal dia bisa. Tapi dia minta supaya dia dikarantina di Wisma Atlet karena gratis," katanya dikutip di Jakarta beberapa waktu lalu.


3. WNI Tak Masuk Kategori Wisma Atlet

Menurut Luhut, warga yang baru pulang dari luar negeri itu bukanlah orang yang berhak dikarantina di Wisma Atlet. Pasalnya, masyarakat yang boleh dikarantina di sana adalah pekerja migran Indonesia (PMI), mahasiswa atau pelajar, serta ASN yang baru pulang dinas.

Belakangan diketahui, perekam video viral tersebut merupakan WNI yang baru saja usai berlibur dari luar negeri. Namun, setibanya di Indonesia, mereka justru ingin dikarantina secara gratis di Wisma Atlet yang bukan peruntukannya.

"Jadi jangan buat ngarang-ngarang berita yang belum dapat lengkap," kata Luhut saat jumpa pers.

 

4. Warga Jangan Bikin Gosip

Sebagai tindak lanjut, Luhut berharap warga tidak membuat gosip-gosip tak benar terkait fasilitas karantina tersebut. Dia pun meminta seluruh lapisan masyarakat agar bekerjasama mencegah penularan Covid-19, khususnya varian terbaru.

"Saya minta semua kita harus kerja sama. Semua rakyat Indonesia. Kita harus tunjukkan bahwa bangsa ini bisa kerja sebagai tim. Keadaan ini betul-betul memerlukan kerja sama kita semua," katanya.

Luhut menambahkan, pihaknya juga akan mengambil tindakan lanjutan untuk mengusut kasus terkait. "Ini akan kita ambil tindakan orang-orang yang lakukan hal semacam ini, jangan membuat gosip-gosip yang tak perlu, semua harus kita lakukan secara terukur, keadaan ini memerlukan kerjasama kita semua," tegas Luhut.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement